Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. ekonomi
  3. Airlangga: Pengusaha Korsel Ta...

Airlangga: Pengusaha Korsel Tambah Investasi Rp30 Triliun di RI

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan hasil pertemuan dengan pengusaha Korsel, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/4/1025). (ANTARA/Andi Firdaus)

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan hasil pertemuan dengan pengusaha Korsel, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/4/1025). (ANTARA/Andi Firdaus)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan rencana sejumlah pengusaha asal Korea Selatan (Korsel) untuk menambah nilai investasi US$1,7 miliar atau setara Rp30 triliun di Indonesia.

Airlangga, usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan 19 grup perusahaan Korsel, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (28/4/2025), menyebut bahwa angka itu menambah realisasi investasi Korsel yang sebelumnya tercatat US$15,4 miliar atau setara Rp269 triliun.

Beberapa perusahaan yang dimaksud, antara lain Lotte Chemicals, yang tengah mempersiapkan peresmian pabrik petrokimia besar di Indonesia pada September atau Oktober mendatang.

Baca Juga: Prabowo Terima Delegasi Korsel, Menko: Tidak Ada Bahas LG

“Presiden Prabowo juga telah memberikan persetujuan prinsip atas tawaran Lotte untuk melibatkan Indonesia sebagai mitra partisipasi melalui BUMN Danantara,” imbuh Airlangga.

Selain itu, KB Financial yang mengelola Bank Bukopin melaporkan kondisi perusahaan yang kini sudah berbalik untung setelah empat tahun masa pemulihan.

Menurut Airlangga, Hyundai Motor, POSCO yang bekerja sama dengan Krakatau Steel, hingga Ecopro yang berinvestasi di Morowali untuk produksi katoda dan smelter nikel, juga menunjukkan perkembangan positif.

Baca Juga: Proyek Titan Ambruk: Hengkangnya LG Alarm Bahaya Iklim Investasi RI

Tak hanya itu, KCC Glass yang sudah beroperasi di Batang, juga berencana melakukan ekspansi dan mengajukan permintaan terkait penyesuaian harga gas bumi domestik.

Sementara LX International, Songshan (produsen amunisi), hingga SK Plasma yang membangun pabrik plasma konvalesen di Cikarang, juga terus memperluas investasinya di Indonesia.

“Pemerintah menyambut baik rencana perluasan investasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat industri nasional dan membuka lapangan kerja baru,” ujar Menko.

Baca Juga: Rosan Pastikan LG Masih Berinvestasi di Indonesia

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kehormatan sejumlah delegasi pengusaha Korsel yang tergabung dalam Federasi Industri Korea (FKI), di Istana Merdeka.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Besar Istana Merdeka, pukul 11.15 WIB itu, dihadiri 19 tamu undangan dari kalangan pimpinan penting industri Negeri Ginseng itu, di antaranya perusahaan Hyundai dan Lotte Group. (ANT)

Bagikan:
korea selatanairlangga hartartoinvestasi asingnikelprabowo subianto
ADS

Update News

Trending