Menghitung Potensi Pembangunan Industri Dirgantara via Bandara Kertajati

Menko Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono dorong pengembangan peran Bandara Kertajati di Jakarta, Rabu (23/4/2025). (Fakta.com/Muhammad Azka Syafrizal)
FAKTA.COM, Jakarta – Pemerintah tengah mengembangkan kembali Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat. Terbaru, mereka tengah menyiapkan fasilitas MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) untuk helikopter.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono mengungkap bahwa rencananya terhadap Kertajati tidak hanya sebatas itu saja. Agus bilang bahwa Kertajati memiliki potensi yang lebih besar, bahkan bisa menjadi tonggak pembangunan industri dirgantara di Tanah Air.
Pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (PPN/Bappenas), Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Majalengka, pengelola Bandar Udara Internasional Jawa Barat, serta Garuda Maintenance Facilities (GMF).
AHY juga menyampaikan bahwa pembangunan MRO ini, nantinya tidak terbatas pada helikopter saja, melainkan armada penerbangan lain, seperti pesawat komersial.
“Memang tahap pertama ini untuk Rotary Wing helikopter, tetapi ke depan harapannya bisa untuk pesawat-pesawat yang lain jadi ini akan terus berkembang,” ujar AHY ketika ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (23/4/2025).
“Jadi, kalau kita perkuat disitu maka akan memperluas kontribusinya termasuk akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” imbuh AHY.
Hemat AHY, jika industri kedirgantaraan dibangun, mulai dari wilayah Kertajati dan sekitarnya, ada potensi pergerakan ekonomi, termasuk oleh UMKM. Walhasil, proyek ini bisa menjadi sentra pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.













