Analisis IMF Ungkap Perekonomian AS Semakin Gelap

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump meneken "Executive Order" di Gedung Putih, Washington, DC. (Dok. White House)
FAKTA.COM, Jakarta – International Monetary Fund (IMF) meramal perekonomian Amerika Serikat (AS) akan melambat, salah satunya karena meningkatkanya ketidakpastian kebijakan, termasuk soal tarif resiprokal baru yang diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump.
Dalam laporan bertajuk World Economic Outlook yang dirilis, Selasa (22/4/2025), IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS tahun ini di angka 1,8 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan realisasi pertumbuhan tahun lalu yang dicatatkan sebesar 2,8 persen.
Tak hanya itu, angka ini lebih rendah 0,9 persen dibandingkan dengan proyeksi IMF di awal tahun.
“Ini adalah hasil dari ketidakpastian kebijakan yang lebih besar, ketegangan perdagangan, dan prospek permintaan yang lemah,” mengutip World Economic Outlook IMF, Selasa (22/4/2025).
Sebelumnya, INDEF juga menyebutkan bahwa kebijakan tarif resiprokal AS dapat menjadi bumerang untuk perekonomian AS sendiri. Hal tersebut disampaikan oleh Ekonom INDEF, Eko Listiyanto dalam Diskusi Publik INDEF, Kamis (17/4/2025).
Sebab, Eko menilai bahwa dampak kebijakan Trump ini bisa memperburuk kondisi inflasi di AS. Karena, menurut Eko peningkatan tarif resiprokal AS akan mempengaruhi rantai pasok barang sehingga ada potensi peningkatan harga.
Di sisi lain, kebijakan Trump justru menciptakan persepsi buruk investor. Walhasil, dolar AS pun juga tertekan. Kombinasi tekanan pada dolar dan ancaman inflasi berimplikasi pada pengetatan kebijakan moneter.
“Kenapa? The Fed melihat Dolar AS tertekan, di sisi lain inflasi kalau perang dagang itu sama-sama rugi. Supply chain terhambat, apalagi kalau tarifnya besar. Inflasi sedang mengintai mereka,” jelas Eko.
Padahal, menurut Eko, untuk menggerakan perekonomian, kebijakan moneter perlu dilonggarkan. Namun, dengan kondisi seperti ini, The Fed, sepertinya akan mempertahankan Fed Fund Rate (FFR) di level yang tinggi, yakni 4,5 persen.













