Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. ekonomi
  3. Kementan Buka Suara Soal Lonja...

Kementan Buka Suara Soal Lonjakan Harga Kelapa

DJKI sinergi percepat kelapa Bido Morotai jadi indikasi geografis, Ternate (16/4/2025). (ANTARA/HO- Humas Kemenkum -Abdul Fatah)

DJKI sinergi percepat kelapa Bido Morotai jadi indikasi geografis, Ternate (16/4/2025). (ANTARA/HO- Humas Kemenkum -Abdul Fatah)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta – Kementerian Pertanian buka suara soal harga kelapa yang tengah meroket, belakangan ini. Seperti diketahui, dalam beberapa waktu terakhir, harga kelapa parut per butirnya mengalami peningkatan. Bahkan, dalam berbagai sumber yang dihimpun Fakta.com, harga kelapa sempat mencapai Rp25.000 per butirnya.

Mengenai hal itu, Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono mengungkap bahwa pihaknya fokus pada aspek produksi, terutama soal peremajaan pohon kelapa.

"Kami ini mengurus pohon kelapanya, bibit kelapa, menanam kelapanya, kami [Kementerian Pertanian] fokus di situ," ucap Sudaryono ketika ditemui di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (22/4/2025).

Baca Juga: Harga Kelapa Melambung Tinggi, Mendag: Pelaku Usaha Pilih Ekspor

Terkait penyebab lonjakan harga kelapa itu, Sudaryono belum bisa memberikan jawaban pasti. Akan tetapi, ia tidak menampik bahwa usia pohon kelapa yang sudah tua juga bisa mempengaruhi produksi.Oleh sebab itu, salah satu prioritas Kementan adalah soal peremajaan pohon kelapa.

"Saya harus cek sisi produksi. Namun, Kalau [pohon] kelapanya sudah tua kan produksi mungkin[menurun]," jelas Sudaryono.

Upaya peremajaan pohon kelapa yang menjadi fokus Kementan juga dalam rangka merespon peningkatan demand. Sebab, tingginya permintaan juga diduga menjadi salah satu biang kerok lonjakan harga kelapa.

Sebelumnya, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman juga buka suara soal meroketnya harga kelapa. Menurut penuturannya, peningkatan permintaan global juga menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Meski begitu, Amran meminta kepada masyarakat untuk memberikan ruang kepada petani menikmati berkah harga kelapa tersebut. Sebab, menurut penuturan Amran, petani kelapa tengah berbahagia dengan peningkatan harga ini.

“Beri ruang petani kelapa bahagia,” ujar Amran dalam konferensi pers di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (17/4/2025).

Bagikan:
kelapawamentan sudaryonopertanianpetani
ADS

Trending

Update News

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono.

Logo Fakta
0:00 / 0:00

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono tanggapi soal peremajaan pohon kelapa di kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (22/4/2025). (Fakta.com/Muhammad Azka Syafrizal)