Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
  1. Home
  2. ekonomi
  3. OJK Ingatkan Pekerja Migran Wa...

OJK Ingatkan Pekerja Migran Waspada Modus Penipuan

OJK, BI, dan Kementerian P2MI dalam "Kegiatan Edukasi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI)" di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/4/2025). (Fakta.com/Kania Hani Musyaroh)

OJK, BI, dan Kementerian P2MI dalam "Kegiatan Edukasi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI)" di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/4/2025). (Fakta.com/Kania Hani Musyaroh)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau para calon pekerja migran Indonesia (PMI) untuk terus berhati-hati dan selalu waspada terhadap berbagai penipuan (scam) selama bekerja di luar negeri. Selain itu OJK juga menekankan pentingnya mengelola keuangan secara bijak dan merencanakan keuangan untuk masa depan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi dalam "Kegiatan Edukasi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI)" di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/4/2025).

"Kami menyebut para PMI sebagai pahlawan devisa. Maka, penting bagi kami memastikan masa depan mereka juga terjamin," tambah Kiki, demikian ia akrab disapa.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, menjelaskan bahwa berdasarkan data KP2MI/BP2MI dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2021-2025), sebanyak 66,3 persen atau 624.908 orang PMI di berbagai negara penempatan adalah perempuan.

“Kegiatan edukasi keuangan ini menjadi sangat strategis, sebagai upaya membekali para pekerja migran agar dapat mengelola penghasilan dengan bijak dan produktif,” katanya.

Kiki menjelaskan bahwa secara karakter memang masyarakat Indonesia dinilai memiliki kepribadian yang baik dan ramah. Akan tetapi, ia memperingatkan bahwa akan ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperdaya PMI agar mereka bisa memberikan uang atau mengajukan pinjaman ilegal dengan segala iming tertentu, hingga modus berupa love scam.

Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) juga telah mendapat banyak laporan tentang penipuan-penipuan yang dialami para PMI.

"Banyak sekali cerita-cerita sedih PMI kita enggak bisa pulang dan lain-lain karena tersangkut paut dengan utang di sana. Kemudian, nama mereka digunakan untuk buka rekening yang kemudian ternyata itu kejahatan dan lain-lain," beber Kiki.

Baca Juga: Pinjol Didominasi Perempuan, Pakar: 85% Masyarakat Tak Punya Dana Darurat

Kegiatan edukasi keuangan ini sebagai bentuk dukungan OJK dan Bank Indonesia kepada program Astacita pemerintah. Dalam hal ini OJK ingin menyiapkan pekerja migran Indonesia untuk mereka bisa sukses ke depannya terutama dalam cara mengelola keuangannya.

"Banyak yang mengirim seluruh gaji ke Tanah Air tanpa menyisihkan untuk tabungan pribadi. Saat kembali, mereka harus memulai dari nol bahkan ada yang menjadi korban penipuan atau jeratan hukum akibat penyalahgunaan identitas," tambahnya.

Ia mengatakan bahwa menjadi PMI seharusnya bersifat sementara sehingga yang paling penting adalah menyiapkan rencana untuk masa depan melalui perencanaan keuangan, tabungan, investasi, ataupun potensi membangun usaha setelah masa kerja selesai.

Bagikan:
pekerja migran Indonesiaotoritas jasa keuanganbank indonesiaojk
Loading...
ADS

Trending

Update News

Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In

Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi.

Logo Fakta
0:00 / 0:00

Anggota Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi dorong edukasi keuangan PMI dalam konpers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/4/2025). (Fakta.com/Kania Hani Musyaroh)

Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding.

Logo Fakta
0:00 / 0:00

Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding ungkap data peningkatan devisa dari PMI dalam konpers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/4/2025). (Fakta.com/Kania Hani Musyaroh)