Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In

IPO MDLA Raup Rp685 M, Fokus Perluas Distribusi Produk Kesehatan

IPO PT Medela Potentia Tbk (MDLA) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (15/4/2025). (Fakta.com/Kania Hani Musyaroh)

IPO PT Medela Potentia Tbk (MDLA) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (15/4/2025). (Fakta.com/Kania Hani Musyaroh)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta – PT Medela Potentia Tbk (MDLA) merupakan perusahaan induk dalam kelompok usaha di bidang industri farmasi dan kesehatan. MDLA secara resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui pencatatan perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) pada Selasa (15/4/2025) menjadi perusahaan ke-13 yang tercatat di tahun ini.

Pada awal pembukaan perdagangan pukul 09.00, saham MDLA tercatat hanya naik tipis 1,06 persen ke level Rp190 per saham. Melalui aksi IPO ini, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp685 miliar dan mencatat kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga lebih dari 6 kali pada porsi penjatahan terpusat (pooling allotment).

Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Krestijanto Pandji memaparkan terdapat investor lebih dari 65.000 partisipan domestik dan global termasuk International Finance Corporation (IFC).

“Perseroan optimis industri kesehatan di Indonesia dan regional akan tumbuh secara positif di tengah ketidakpastian global,” ucapnya.

Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Krestijanto Pandji usai IPO MDLA di BEI, Jakarta, Selasa (15/4/2025). (Fakta.com/Kania Hani Musyaroh)

Direktur Utama PT Medela Potentia Tbk, Krestijanto Pandji usai IPO MDLA di BEI, Jakarta, Selasa (15/4/2025). (Fakta.com/Kania Hani Musyaroh)

PT Medela Potentia Tbk resmi melepas 3,5 miliar saham atau sekitar 25 persen dari modal disetor dan ditempatkan setelah IPO. Dalam penawaran saham perdana ini, perseroan menetapkan harga sebesar Rp188 per lembar saham.

Dengan harga tersebut, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp685 miliar. Duit ini akan digunakan untuk mendukung ekspansi dan pengembangan infrastruktur distribusi produk kesehatan di Indonesia dan Asia Tenggara.

Sebagian besar dana hasil IPO, sekitar 85,4 persen akan disalurkan kepada PT Anugrah Argon Medica (AAM), dengan alokasi 67,2 persen berupa pinjaman dan 32,8 persen sebagai setoran modal. Selain itu, sekitar 10,7 persen dana akan disalurkan kepada PT Deca Metric Medica (DMM) dalam bentuk setoran modal.

Sementara sisanya akan diberikan kepada GoApotik untuk memperluas mitra apotek serta mendukung berbagai inisiatif digital dalam sektor kesehatan.

Perseroan juga akan memperkuat infrastruktur domestik dengan membuka cabang dan gudang baru di berbagai wilayah strategis.

IPO PT Medela Potentia Tbk (MDLA) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (15/4/2025). (Fakta.com/Kania Hani Musyaroh)

IPO PT Medela Potentia Tbk (MDLA) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (15/4/2025). (Fakta.com/Kania Hani Musyaroh)

Untuk keberlanjutan usaha, perseroan juga akan melakukan modernisasi sistem distribusi dengan operasional yang lebih efisien dan adaptif, berinvestasi dalam teknologi logistik berbasis kecerdasan buatan (AI), sistem otomatisasi gudang seperti Automated Storage and Retrieval System (ASRS), serta pengembangan platform digital yang mendukung rantai pasok secara end-to-end.

Krestijanto mengatakan komitmen perusahaan sebagai mitra strategis dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat terlihat dari dukungan terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan yang sudah mencapai 98 persen dari total penduduk serta pelayanannya yang terus meningkat, akan menjadi sumber pertumbuhan bagi perseroan.

Bagikan:
initial public offeringpencatatan saham perdanaPT Medela Potentia Tbkperusahaan farmasi
ADS

Update News

  1. Home
  2. ekonomi
  3. IPO MDLA Raup Rp685 M, Fokus P...

Trending