Ditunjuk BPKH, BRI akan Bagikan 750 Riyal Jemaah Haji Mulai Mei

Ilustrasi - Jamaah haji. (Unsplash)
FAKTA.COM, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menyediakan uang kertas asing (banknotes) Riyal Arab Saudi (Saudi Arabian Riyal/SAR) untuk pembayaran biaya hidup atau living cost calon jemaah haji Indonesia pada 2025.
Hal ini dimungkinkan karena BRI kembali mendapatkan kepercayaan sebagai pemenang dalam proses bidding penyediaan uang kertas asing (banknotes) Riyal Arab Saudi yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Penunjukan ini merupakan yang kesembilan kalinya bagi BRI sejak pertama kali dipercaya pada 2014.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa (15/4/2025), menjelaskan BRI berkomitmen untuk terus bersinergi dengan BPKH dan Kementerian Agama dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan ibadah haji 1446 H atau 2025.
"Dengan kapasitas dan pengalaman BRI dalam menyediakan banknotes untuk jemaah haji, BRI yakin akan terus mampu memberikan layanan terbaik bagi semua stakeholder yang terlibat, khususnya bagi jemaah haji Indonesia," sebutnya.

Penandatanganan berita acara serah terima banknotes SAR di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Senin (14/4/2025). (ANTARA/HO-BRI)
Pendistribusian living cost atau biaya hidup kepada sebanyak 203.320 calon jemaah haji akan dilakukan sebelum keberangkatan jemaah yang dimulai pada Mei hingga Juni 2025 melalui 14 embarkasi dan 6 embarkasi antara yang tersebar di berbagai wilayah.
Sebaran wilayah termasuk Aceh, Medan, Padang, Batam, Palembang, Bangka Belitung, Jambi, Bengkulu, Lampung, Jakarta, Bekasi, Majalengka, Solo, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan, Lombok, Makassar, Gorontalo, dan Maluku.
Setiap calon jemaah akan menerima banknotes SAR sebesar 750. Total jumlah banknotes SAR yang akan didistribusikan oleh BRI kepada calon jemaah haji sebesar SAR 152.490.000.
Selama proses pendistribusian living cost haji, BRI juga melayani penukaran banknotes SAR tambahan bagi calon jemaah yang membutuhkan melalui layanan gerai money changer BRI yang ada di seluruh embarkasi.
Anggota Badan Pelaksana Bidang Akuntansi dan Keuangan BPKH, Amri Yusuf menyampaikan dukungan yang diberikan BRI merupakan bukti bahwa kepercayaan terhadap BRI tetap terjaga.
"Diharapkan kerja sama ini dapat membantu Kementerian Agama RI secara optimal dalam memberikan pelayanan yang prima kepada jemaah haji tahun ini," ujar Amri. (ANT)













