Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In

AS Kenakan Tarif Impor Tinggi, Prabowo Dorong Pengusaha Lirik Pasar Afrika

Presiden Prabowo Subianto menyarankan pasar Afrika saat AS berlakukan tarif bea baru. (Tangkapan layar kan YouTube Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menyarankan pasar Afrika saat AS berlakukan tarif bea baru. (Tangkapan layar kan YouTube Sekretariat Presiden)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Merespons kebijakan terbaru Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait tarif impor perdagangan, Presiden RI Prabowo Subianto menyarankan penguasaha Indonesia untuk mencari pasar lain, termasuk Afrika.

Hal tersebut Prabowo sampaikan dalam wawancara dengan sejumlah jurnalis di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/4/2025), yang ditayangkan di YouTube TVRI, keesokan harinya.

Baca Juga: China akan Lawan Tarif AS Sampai Akhir

Prabowo menilai Afrika sebagai new emerging market di dunia dan pasar baru yang menjanjikan. Ia mencontohkan keberanian Salim Group yang berinvestasi di Afrika hingga membuat Indomie menjadi makanan sehari-hari di sana.

"Dia di mana-mana di Afrika itu. Mereka sekarang hobinya makan Indomie dan mereka kira Indomie itu makanan mereka itu. Ada di Nigeria, di Turki, di Mesir. Jadi kita we have to look for new market," ujar Prabowo.

"Kita harus berani," serunya.

Sebelumnya, Donald Trump menetapkan tarif baru impor barang dari sejumlah negara secara variatif. Dalihnya, demi keadilan atau resiprokal. Indonesia sendiri kebagian angka 32 persen.

View this post on Instagram

A post shared by Faktacom (@faktacom)

Prabowo tidak menampik dampak berat yang akan dirasakan industri tanah air akibat kebijakan tarif Impor itu. Industri yang dimaksud adalah jenis industri padat karya seperti industri tekstil, sepatu, garmen, dan furnitur.

"Ini berat karena ini [industri] padat karya. Tapi kita akan cari jalan keluar. Kita harus berani mencari pasar baru. Kita ini terlalu terlalu manja juga," ujar Prabowo.

Indonesia, kata Prabowo, selama ini terlalu patuh terhadap doktrin dan sistem perekonomian AS, yaitu pasar bebas atau globalisasi.

"Iya kan? There are no borders. Mereka (Amerika Serikat, Red) ajarkan kita [ekonomi pasar bebas]. Kita murid yang setia. We follow what they teach us. All the time. The 60s, the 70s, the 80s, the 90s, 98, 99, kita ikut. Paling setia, paling loyal," kata Prabowo.

Baca Juga: Trading Halt Masih Bayangi Pasar, IHSG Anjlok Tak Hanya Soal Sentimen Global

Terlepas dari itu, Presiden mengaku akan melakukan upaya negosiasi dengan pemerintah AS untuk meminta penurunan harga tarif. Ia telah mengutus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk melakukannya.

"Dan kita terus hubungan negosiasi. Saya akan kirim Pak Airlangga ke Washington. Kita sudah punya kontak dengan tokoh-tokoh di Washington. Kita akan diskusi. Iya, kita akan negosiasi," tuturnya.

Prabowo pun berkooordinasi dengan negara lain terkait kebijakan tarif Trump ini, terutama dengan negara-negara di kawasan ASEAN. Ia pun akan bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Bagikan:
prabowo subiantokebijakan tarif Trumpimpordonald trump
Loading...
ADS

Update News

  1. Home
  2. ekonomi
  3. AS Kenakan Tarif Impor Tinggi,...

Trending