Bansos Cair, Pemudik Berkurang: Lika-Liku Ekonomi Saat Lebaran

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar menemui wartawan usai salat Idulfitri di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (31/3/2025). (ANTARA/Prisca Triferna)
FAKTA.COM, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memastikan bahwa pencairan bantuan sosial (bansos) tetap berjalan sesuai periode triwulanan yang telah ditetapkan.
"Periodenya tetap seperti triwulanan berjalan, jadi insyaallah ya beriringan dengan Idulfitri dan pasca-Idulfitri insyaallah bansos mengatasi keadaan," ujar Muhaimin di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (31/3/2025).
Sementara itu, Cak Imin menegaskan bahwa pencairan bansos tetap mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
"[Pakai] DTSEN, [pencairan bansos] yang kedua ini sudah menggunakan DTSEN," ujarnya singkat.
Untuk diketahui, DTSEN merupakan sistem data terintegrasi yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia pada Februari 2025. DTSEN bertujuan menjadi acuan utama bagi seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam penyaluran bantuan sosial serta program pemberdayaan masyarakat agar lebih tepat sasaran.
“Kita akan koordinasi sekali lagi untuk memastikan data-data tentang kemiskinan ekstrem itu. Lalu kemudian akan ada intervensi. Tentu programnya Kementerian Sosial menyesuaikan dengan data terbaru dan juga prioritas Presiden,” ucap Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul beberapa waktu lalu, dikutip dari situs Kementerian Sosial.
Berkurangnya Pemudik Akibat Pelemahan Ekonomi
Di sisi lain, Cak Imin menyoroti mengenai penurunan pemudik yang diperkirakan akibat pelemahan ekonomi. Menurutnya, pelemahan ekonomi terjadi akibat kebijakan global, khususnya kebijakan yang diambil oleh Amerika Serikat (AS).
Pemerintah, kata Muhaimin, telah mengeluarkan berbagai stimulus guna mendongkrak perekonomian dan mengurangi beban masyarakat terkait hal ini.
Pria yang menjabat sebagai ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu optimis, langkah tersebut dapat membantu pemulihan ekonomi nasional.
“Ya stimulus sudah terus dikeluarkan, bantuan-bantuan langsung kita percepat, termasuk berbagai skenario yang sudah disiapkan. Hal yang penting, kita bahu-membahu menyadari beratnya tantangan terutama akibat global, khususnya akibat kebijakan Amerika Serikat. Ini menjadi bagian dari kebersamaan yang harus dibangun antara keluarga, pemerintah semua,” pungkas Cak Imin.













