Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
  1. Home
  2. edukasi
  3. Mengapa Kita Tak Bisa Menginga...

Mengapa Kita Tak Bisa Mengingat Kenangan saat Masih Bayi?

Seorang bayi menggengam jari orang tuanya. (Dokumen Pixabay)

Seorang bayi menggengam jari orang tuanya. (Dokumen Pixabay)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta – Kebanyakan orang tidak bisa mengingat kenangan ketika masih bayi. Misalnya, melihat ekspresi orang tua ketika menyaksikan buah hatinya lahir ke dunia.

Ternyata, ada alasan ilmiah di balik kita tidak dapat mengingat dengan jelas ketika masih bayi.

Ternyata, Gejala Serangan Jantung Pria Berbeda dengan Wanita

Dikutip dari Live Science, Kamis (30/11/2023), fenomena ini disebut dengan amnesia infantil. Amnesia infantil terjadi bukan karena kita yang tak bisa menyimpan informasi ketika masih kecil, melainkan otak yang belum berfungsi dengan benar untuk menggabungkannya ke pola saraf yang lebih kompleks—ingatan.

Memang, anak kecil bisa mengingat fakta seperti siapa orang tua dan berkata “tolong” sebelum ibunya memberi permen. Ini yang dinamakan memori semantik.

Akan tetapi, dia kekurangan memori episodik hingga usianya mencapai 2 tahun-4 tahun. Memori episodik ini merupakan ingatan detail peristiwa tertentu.

Nah, memori episodik ini disimpan di beberapa bagian korteks—permukaan otak. Misalnya, memori suara diproses di korteks pendengaran dan visual di korteks visual bagian belakang.

Alasan Kita Tidak Boleh Menahan Bersin

Ada satu area otak yang bernama hipokampus dan bertugas untuk mengikat semua memori yang tersebar menjadi satu. Akan tetapi, area itu baru mulai menyatukan informasi-informasi ketika sang anak mulai berusia 2 tahun. Inilah yang menyebabkan seseorang tidak bisa mengingat jelas kenangan ketika masih bayi.

“Saya pikir tujuan utama dari dua tahun pertama adalah memperoleh pengetahuan semantik dan dari sudut pandang itu, memori episodik sebenarnya dapat menjadi pengalih perhatian,” kata profesor psikologi di Temple University, Philadelphia, AS, Nora Newcombe, kepada Live Science.

Bagikan:
edukasisains
ADS

Trending

Update News

Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In