Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. data
  3. Banyak Anak Muda Jadi Perokok ...

Banyak Anak Muda Jadi Perokok Aktif di Indonesia, Apa Penyebabnya?

Putut Pramudiko/Fakta.com

Putut Pramudiko/Fakta.com

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta – Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan jumlah perokok aktif di Indonesia sebanyak 70 juta orang. Ada 7,4% di antaranya adalah remaja.

Remaja yang dimaksud adalah kelompok usia 10 tahun-18 tahun. 

Miris! 70 Juta Warga Indonesia Merokok, 5 Jutanya Anak Muda

"Kita dihadapkan dengan bahaya pertumbuhan perokok aktif di Indonesia, terutama pada anak remaja," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Eva Susanti, dikutip dari Kementerian Kesehatan.

Menurut data SKI 2023, kelompok usia 15 tahun-19 tahun adalah perokok terbanyak, yaitu 56,5%. Kelompok umur 10 tahun-14 tahun (18,4%) menduduki peringkat kedua terbanyak.

Perokok remaja mayoritas adalah laki-laki.


Tercatat bahwa mereka merokok pertama kali pada usia 15-19 tahun dan 10 tahun-14 tahun. Hanya sedikit remaja yang mulai merokok di bawah 10 tahun.


Lantas, apa saja yang menyebabkan remaja tertarik untuk merokok? Dikutip dari Kementerian Kesehatan, ada enam penyebab remaja tertarik untuk merokok:

1. Mendapat tekanan dari teman-teman sebaya. Merokok kerap dianggap keren dan menunjukkan kedewasaan.

2. Remaja tertarik merokok karena didorong rasa ingin tahu.

3. Iklan rokok dan penggambaran merokok bisa mempengaruhi persepsi remaja terhadap aktivitas ini.

4. Lebih mudah didapat dari teman atau toko yang tidak mematuhi peraturan umur.

5. Kesadaran yang kurang terhadap risiko kesehatan.

6. Terpengaruh dari keluarga. Kalau ada anggota keluarga yang merokok, remaja berisiko tinggi untuk ikut mencoba.

Bagikan:
bahaya merokokmerokokremajakesehatan masyarakatdatakesehatan
ADS

Update News

Trending