Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. daerah
  3. Sumsel Siaga Kebakaran Lahan d...

Sumsel Siaga Kebakaran Lahan dan Hutan pada Akhir Mei-Awal Juni

Sebuah helikopter melakukan pemadaman karhutla dari udara di Sumsel. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc

Sebuah helikopter melakukan pemadaman karhutla dari udara di Sumsel. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada akhir Mei atau awal Juni 2025.

Kepala Pelaksana BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana mengatakan, penetapan status siaga karhutla dijadwalkan pada Mei 2025.

Namun, sebelum itu akan dilakukan rapat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan pada pertengahan bulan ini agar percepatan penetapan status tersebut bisa dilakukan.

Baca Juga: Upaya Penanganan Karhutla Difokuskan di Tingkat Tapak

“Sesuai syarat dari BMKG, untuk usulan status siaga ini minimal terdapat dua daerah terdampak. Saat ini sudah ada tiga daerah yang mengajukan, yaitu Ogan Ilir, Musi Banyuasin dan Banyuasin,” katanya, Senin (5/5/2025).

Dia menjelaskan, status siaga perlu segera ditetapkan, karena pada bulan Mei itu merupakan masa peralihan musim.

Apabila terlambat dikhawatirkan jumlah titik panas (hotspot) akan meningkat signifikan.

Baca Juga: Warga Lebak Banten Diimbau Waspada Kebakaran saat Musim Kemarau

Apalagi BMKG memprediksi kemarau tahun ini akan berlangsung lebih panjang, mirip dengan kondisi tahun 2024.

“Kami mengantisipasi dari sekarang supaya jangan sampai nanti hotspot naik tajam. Apalagi, prediksi BMKG, kemarau kali ini lebih lama seperti tahun kemarin,” ujarnya.

BPBD Sumsel memastikan sisi peralatan dan personel untuk penanggulangan karhutla dalam kondisi siap.

Baca Juga: BPBD: Kebakaran Lahan di Aceh Barat Tersisa 10 Persen

Latihan terpadu antara TNI dan Polri yang dilakukan tahun 2024 juga menjadi bekal penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan petugas di lapangan.

“Setelah penetapan status siaga pada akhir Mei atau awal Juni 2025, kami akan gelar Apel Siaga Karhutla yang rencananya dipimpin Gubernur Sumsel,” kata Iqbal. (ANT)

Bagikan:
kebakarankarhutlabpbdsumsel
ADS

Trending

Update News