Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. daerah
  3. 2 Napi Lapas Bukittinggi Tewas...

2 Napi Lapas Bukittinggi Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan Berbahan Parfum

Dirut RSAM Bukittinggi Busril saat memberikan keterangan kondisi napi Lapas Bukittinggi yang miras oplosan, Kamis (1/5/2025). ANTARA/Al Fatah.

Dirut RSAM Bukittinggi Busril saat memberikan keterangan kondisi napi Lapas Bukittinggi yang miras oplosan, Kamis (1/5/2025). ANTARA/Al Fatah.

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Dua warga binaan pemasyarakatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bukittinggi, Sumatra Barat, tewas akibat menenggak minuman keras (miras) oplosan.

Sebelumnya, satu orang inisial I dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (30/4) setelah dirawat di RSUD Bukittinggi. Kemudian, pasien berinisial MA meninggal pada Kamis (1/5/2025) pukul 08.50.

Sebelumnya, pasien sempat dirawat di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) sejak Rabu (30/4/2025) malam karena kritis.

Baca Juga: Jelang Ramadan, Polrestabes Bandung Sita 1.500 Botol Miras tak Berizin

"Benar, satu pasien atas nama inisial MA meninggal dunia setelah mendapat perawatan sejak Rabu (30/4) malam di ICU. Korban meninggal dunia pada pukul 8.50 WIB," kata Dirut RSAM Busril di Bukittinggi, Kamis (1/5/2025).

Dia mengatakan dari 22 pasien warga binaan yang dirawat, 10 orang sudah diperbolehkan pulang.

"Saat ini sisa 11 orang pasien yang dirawat dengan 3 orang di antaranya dalam kondisi kritis, delapan lainnya dirawat biasa," kata Busril.

Baca Juga: Kasus Miras Oplosan, Dinkes Cianjur Minta Keterangan Penjual Alkohol Murni

Ia mengungkapkan hasil pemeriksaan korban yang meninggal didapati intoksikasi alkohol dengan kalium meningkat serta peningkatan CO2 dalam tubuh dan gagal napas.

Jenazah warga binaan yang meninggal dunia itu telah dibawa oleh pihak keluarga bersama petugas Lapas Bukittinggi untuk dimakamkan.

Total hingga Kamis siang, ada dua warga binaan yang meninggal dunia korban dari keracunan massal miras oplosan yang dicampur dengan bahan baku parfum.

Baca Juga: Kecolongan Miras Oplosan, 14 Nyawa Melayang

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki lebih lanjut kasus keracunan massal itu.

"Kami membentuk tim investigasi. Semua keterangan dalam penyelidikan termasuk jika adanya kemungkinan kelalaian petugas Lapas," kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sumbar Marselina Budiningsih. (ANT)

Bagikan:
miras oplosanwarga binaanlapas bukittinggiSumatra Barat
ADS

Update News

Trending