Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
ads
ads
  1. Home
  2. daerah
  3. Waspada Hujan Lebat-Angin Kenc...

Waspada Hujan Lebat-Angin Kencang di Delapan Daerah Sulawesi Utara

Beberapa kota dan kabupaten di wilayah Sulawesi Utara berpeluang cuaca ekstrem hingga beberapa hari ke depan. ANTARA/Karel A Polakitan

Beberapa kota dan kabupaten di wilayah Sulawesi Utara berpeluang cuaca ekstrem hingga beberapa hari ke depan. ANTARA/Karel A Polakitan

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan delapan kota dan kabupaten di Sulawesi Utara berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

"BMKG mengeluarkan imbauan kewaspadaan cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi hingga 27 April 2025," kata Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama di Manado, Kamis (24/4/2025).

Berdasarkan analisa kondisi dinamika atmosfer, BMKG memantau berbagai fenomena atmosfer yang memengaruhi cuaca di wilayah Sulawesi Utara.

Baca Juga: Gempa Bogor Bikin Geger, Simak Penjelasan BMKG Soal Pemicunya

Di antaranya nilai anomali 'Outgoing Longwave Radiation (OLR) menunjukkan anomali negatif dan spasial gelombang 'Low Freguency' yang cenderung persisten.

Sementara, gelombang Kelvin dan 'Madden Julien Oscillation' (MJO)

yang bergerak melintasi wilayah Sulawesi Utara turut memperkuat peningkatan aktivitas konvektif.

Faktor penunjang lain yaitu potensi terbentuknya pola belokan angin (shearline), kondisi lokal akibat labilitas atmosfer dalam kondisi labil dan kelembaban udara yang tinggi hingga lapisan atas mendukung pertumbuhan awan-awan hujan semakin intens.

Baca Juga: BMKG Ternate: Waspada Dampak Cuaca Ekstrem di Maluku Utara

"Kombinasi dari fenomena-fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang-lebat dalam durasi yang lama disertai kilat/petir dan angin kencang," kata Dhira Utama.

Kondisi cuaca tersebut diperkirakan terjadi di Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud dalam beberapa hari ke depan.

"Kami mengimbau masyarakat dan pemerintah di Sulawesi Utara agar dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap peningkatan curah hujan dan angin kencang," ajaknya.

Baca Juga: BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem hingga 7 Februari

Imbauan tersebut, kata dia, sebagai tindakan antisipasi bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang) terlebih khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing atau rawan longsor dan banjir.

Dia berharap para pemangku kepentingan dan masyarakat terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari BMKG Sam Ratulangi Manado secara lebih rinci dan detail untuk tiap kelurahan di seluruh wilayah Sulawesi Utara melalui kanal informasi BMKG. (ANT)

Bagikan:
bmkgcuaca ekstremSulawesi Utarahujan lebat
ADS

Update News

Trending