Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. daerah
  3. Cimahi Tetapkan Darurat Sampah...

Cimahi Tetapkan Darurat Sampah, 570 Ton Menumpuk Pasca-Lebaran

Wali Kota Cimahi Nyatiyana saat meninjau tempat pembuangan sampah di Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (23/4/2025). ANTARA/HO-Pemkot Cimahi

Wali Kota Cimahi Nyatiyana saat meninjau tempat pembuangan sampah di Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu (23/4/2025). ANTARA/HO-Pemkot Cimahi

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Pemkot Cimahi menetapkan status tanggap darurat sampah menyusul meningkatnya volume sampah setelah Idulfitri 2025 H yang mencapai lebih dari 570 ton.

“Penumpukan sampah di berbagai lokasi menciptakan tantangan serius bagi kebersihan kota. Sampah tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat,” ujar Wali Kota Cimahi Ngatiyana di Cimahi, Rabu (23/4/2025).

Menurutnya, penumpukan sampah terjadi akibat menurunnya pengelolaan di tingkat rumah tangga serta terbatasnya kuota pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Bandung Barat.

Baca Juga: Volume Sampah di Kota Bandung Melonjak 20 Persen Pasca-Lebaran

Akibatnya, beberapa TPS mengalami kelebihan kapasitas, yang berisiko menimbulkan pencemaran udara, penyumbatan saluran air, dan peningkatan potensi penyebaran penyakit.

“Kami menunjukkan komitmen bersama dalam membersihkan lingkungan kita. Sampah tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat,”ujarnya.

Oleh karena itu, Ngatiyana mengatakan Pemkot Cimahi menggelar kegiatan pembersihan sampah secara massal selama sepekan, mulai 21 hingga 27 April 2025.

Baca Juga: Awas, Warga Bandung Buang Sampah Sembarangan Bisa Dijerat Hukum

Dalam aksi tersebut, seluruh armada pengangkut sampah dikerahkan, didukung unsur TNI, Polri, Satpol PP, hingga tokoh masyarakat.

“Sebanyak 16 truk kami kerahkan khusus untuk mengangkut sampah di TPS Cibeber hari ini. Ini langkah awal menuju Cimahi bebas sampah,” kata Ngatiyana.

Untuk solusi jangka panjang, kata dia, Pemkot Cimahi tengah mengembangkan sistem pengolahan berbasis teknologi, seperti pembangunan unit incinerator dan mesin pemilah sampah.

Baca Juga: Selama Ramadan, Volume Sampah di Aceh Selatan Meningkat hingga 5 Persen

“Teknologi ini diharapkan dapat mengolah sampah menjadi residu bernilai guna, seperti paving block, sekaligus mengurangi ketergantungan pada TPA,” kata dia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi Chanifah Listyarini mengatakan pihaknya mengajak seluruh warga untuk aktif memilah sampah rumah tangga.

Baca Juga: Pemerintah akan Larang Praktik TPA Sampah “Open Dumping”

Menurut dia, pihaknya akan melibatkan sekitar seribu petugas gerobak sampah di seluruh kelurahan dalam proses sosialisasi dan pelatihan pemilahan sampah.

“Kami akan menerapkan prinsip ‘no pilah, no angkut’. Jika sampah tidak dipilah, kami tidak akan mengangkutnya,” kata Chanifah. (ANT)

Bagikan:
pemkot cimahidarurat sampahtpa sarimuktiwali kota cimahingatiyana
Loading...
ADS

Trending

Update News