Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. daerah
  3. Dapat Ancaman Pembunuhan, Dedi...

Dapat Ancaman Pembunuhan, Dedi Mulyadi: Saya tak Terpengaruh

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung Pakuan Bandung, Rabu (23/4/2025). ANTARA/Ricky Prayoga

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung Pakuan Bandung, Rabu (23/4/2025). ANTARA/Ricky Prayoga

Google News Image

FAKTA.COM, Bandung - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengaku tak khawatir dengan ancaman pembunuhan pada dirinya dari warganet dengan nama akun "Wowo dan Dedi Mulyadi sesat!" saat dirinya siaran langsung.

Dia pun mengaku tidak akan melakukan pengetatan keamanan dirinya dari yang ada saat ini. Dedi percaya rakyat Jawa Barat akan melindungi dirinya.

"Tidak lah, saya biasa aja. Saya mempercayakan diri bahwa rakyat Jawa Barat melindungi saya dan saya mempercayakan diri juga pada ajudan atau tim pengamanan dari Polda Jabar yang selama ini nempel di saya sudah relatif cukup," kata Dedi di Gedung Pakuan Bandung, Rabu (23/4/2025).

Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Diancam Dibunuh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dedi mengaku sudah sering diancam seperti penculikan, termasuk ancaman pembunuhan ketika dirinya jadi Bupati Purwakarta. Namun dia menganggap hal tersebut sebagai bagian dari dinamika dan risiko seorang pemimpin.

"Kalau pemimpinnya banyak melakukan langkah-langkah yang dianggap merugikan beberapa pihak ya pasti ada orang yang tidak suka. Tidak suka itu ada dua, pertama serius, kedua iseng, namun dalam persoalan seperti ini kami tidak bisa menganggap terlalu serius, dan juga tidak bisa menganggap terlalu iseng," ucapnya.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, pihaknya mau mengkaji lebih lanjut apa yang harus dilakukan terhadap ancaman-ancaman semacam ini, apakah harus lapor atau tidak.

Baca Juga: Dedi Mulyadi: Cabut Gelar Dokter Viral Lecehkan Pasien di Garut

"Iya nanti kita pelajari dalam dua hari ini, saya mau pelajari perlu lapor atau tidak. Termasuk mempelajari dulu untung dan ruginya langkah-langkah yang akan dilakukan," ujarnya.

Dedi mengatakan ancaman ini tidak akan mengurangi giat pemerintahan yang dilakukannya.

"Tidak lah, saya terus, buktinya kemarin saya datangi kampung preman di Depok, artinya saya tidak akan terpengaruh ancaman siapapun. Saya akan terus tegak lurus bekerja, kemudian menurunkan, bila perlu Jawa Barat zero premanisme, bekerja membenahi lingkungan, bekerja menutup tambang-tambang ilegal, dan bekerja untuk mengevaluasi berbagai perizinan yang merugikan lingkungan di Jawa Barat," tuturnya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Singgung Bupati Indramayu: Bahagiakan Anak tak Perlu ke Jepang

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi diancam dibom serta dibunuh dari seseorang lewat media sosial dari warganet dengan nama akun "Wowo dan Dedi Mulyadi sesat!".

Akun tersebut mengancam akan membunuh Dedi Mulyadi memakai bom bunuh diri, meledakkan rumah, hingga mengancam menculik anaknya ketika dirinya sedang melakukan siaran langsung.

Namun Dedi merespons dengan tenang berbagai caci maki, hinaan, termasuk ancaman pembunuhan. Dedi Mulyadi mengatakan ancaman pembunuhan bukan kali pertama didapatkannya.

Dia mengaku pernah mendapatkan ancaman pembunuhan pascapenutupan tambang ilegal di Kabupaten Subang. (ANT)

Bagikan:
dedi mulyadiGubernur Jabarancaman pembunuhan
Loading...
ADS

Trending

Update News