Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. daerah
  3. Polresta Malang Kota Dalami Du...

Polresta Malang Kota Dalami Dua Laporan Dugaan Pelecehan Oknum Dokter

Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto. (ANTARA/Ananto Pradana)

Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto. (ANTARA/Ananto Pradana)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Polresta Malang Kota, Jawa Timur mendalami dua laporan dugaan kasus pelecehan seksual dari korban berinisial QAR dan A dengan terduga oknum dokter salah satu rumah sakit swasta bernama AY.

Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto mengatakan Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota masih terus mengumpulkan barang bukti, sekaligus mencari saksi-saksi tambahan guna memperkuat dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum dokter AY.

"Saat ini, Satreskrim Polresta Malang Kota telah bergerak cepat untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya saksi, yakni dia yang mendengar, melihat, melihat dan (mengumpulkan) barang bukti," kata Yudi.

Baca Juga: Jumlah Korban Dokter Cabul di Garut Bertambah Jadi Lima Orang

Adapun masing-masing laporan itu, yakni Nomor LP/B/113/IV/2025/SPKT/Polresta Malang Kota/Polda Jawa Timur tanggal 18 April 2025 untuk korban QAR dan Nomor LP/B/117/IV/2025/SPKT/Polresta Malang Kota/Polda Jawa Timur milik korban A tertanggal 22 April 2025.

Saat ini, kepolisian setempat telah melakukan pemeriksaan terhadap orang saksi, yakni pegawai rumah sakit swasta tempat AY bekerja dan teman korban QAR.

Petugas kepolisian juga sudah mendatangi rumah sakit swasta untuk melakukan pengecekan, salah satunya terhadap CCTV yang terpasang di sana.

Baca Juga: Ini Motif Dokter Gigi di Jakarta Rekam Mahasiswi Mandi

"Sementara belum ada tambahan saksi, namun kami masih menunggu hasil analisa dan barang bukti lain untuk mengetahui kejadian dugaan pelecehan seksual," ujarnya.

Soal rekaman CCTV, Yudi menyatakan bahwa proses analisa membutuhkan waktu lantaran kejadian dugaan pelecehan seksual itu terjadi pada tahun 2022 dan 2023, sehingga perlu adanya pemeriksaan berkala terhadap file rekaman pada kamera pengawas di rumah sakit tempat AY bekerja.

"Secara otomatis dua-duanya (rekaman kejadian dan jumlah file), tetapi kami terus berupaya semaksimal mungkin," ucap dia.

Baca Juga: Dua Dokter Pelaku Kekerasan Seksual sudah tak Bisa Praktik Lagi

Yudi memastikan ketika seluruh proses penyelidikan telah rampung, maka pihaknya akan langsung memberikan informasi detail terkait dugaan pelecehan seksual ini.

"Setelah proses pemeriksaan selesai kami akan memberikan informasi kepada masyarakat dengan lengkap," katanya.

Baca Juga: Dokter Kandungan Diduga Cabuli Pasien, Polisi Selidiki Usai Viral

Sebelumnya, Seorang oknum dokter dari salah satu rumah sakit swasta di Kota Malang berinisial AY diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap pasiennya, yakni QAR dan A.

Untuk dugaan pelecehan seksual yang menimpa QAR terjadi pada 2022. Kejadian itu terjadi saat korban sedang menjalani perawatan di ruang VIP rumah sakit swasta tersebut, sedangkan A diduga mengalami dugaan pelecehan seksual oleh AY ketika memeriksakan diri di IGD rumah sakit yang sama pada 2023. (ANT)

Bagikan:
polresta malang kotaoknum dokterrumah sakit swastapelecehan seksual
Loading...
ADS

Update News

Trending