Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. daerah
  3. Tawuran Pecah di Otista Raya J...

Tawuran Pecah di Otista Raya Jaktim, 20 Remaja Ditangkap Polisi

Ilustrasi - Tawuran di Jakarta. ANTARA/Dokumentasi pribadi

Ilustrasi - Tawuran di Jakarta. ANTARA/Dokumentasi pribadi

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Polisi menangkap 20 remaja terduga pelaku tawuran di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (23/4/2025) dini hari.

"Yang ditangkap 20 orang. Dari 20 orang itu ada yang anak-anak, namun sebagian besar masih pelajar," kata Kapolsek Jatinegara Kompol Samsono saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (23/4/2025).

Samsono menyebut, pihaknya masih menelusuri terkait dugaan adanya korban meninggal dalam tawuran tersebut.

Baca Juga: Bubarkan Tawuran di Gambir Jakarta Pusat, Polisi Sita 4 Celurit

"Saat dilakukan penangkapan semalam, korban belum ada," katanya.

Selain itu, petugas masih menyelidiki untuk memastikan dugaan korban kritis akibat tawuran di Jalan Otista sebagaimana dalam video yang beredar di media sosial.

"Iya, ada video yang beredar. Namun, kami sedang memastikan dan mencari informasi tersebut," ucapnya.

Baca Juga: Satpol PP Surabaya Petakan Lokasi Rawan Tawuran Selama Ramadan

Dia menambahkan, hingga saat ini polisi terus melakukan penyelidikan untuk mendalami penyebab, kronologi dan korban dari peristiwa itu.

"Kami lakukan penyelidikan dulu, tawuran itu," katanya.

Data yang dihimpun menyebutkan, jumlah kasus tawuran di Jakarta Timur mengalami peningkatan signifikan sepanjang 2024.

Data dari Polres Metro Jakarta Timur bahkan mencatat tujuh kasus pada Juni, 12 kasus pada Juli dan meningkat menjadi 16 kasus pada Agustus 2024, sehingga total mencapai 35 kasus dalam tiga bulan tersebut.​

Baca Juga: Tawuran hingga Rusak Kaca Masjid, 5 Remaja di Jambi Ditangkap Polisi

Kawasan Duren Sawit menjadi salah satu titik rawan, dengan lima insiden tawuran terjadi antara November hingga awal Desember 2024 .

Data itu juga menegaskan, seluruh kecamatan di Jakarta Timur dapat dikategorikan sebagai zona merah tawuran karena tidak ada kecamatan yang bebas dari insiden tersebut .​

Namun, selama libur Lebaran 2025, terjadi penurunan kasus tawuran di wilayah ini.

Plt Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah menyebutkan, koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian dan masyarakat berperan penting dalam menjaga kondusivitas selama periode tersebut. (ANT)

Bagikan:
tawurankapolsek jatinegararemaja tawuranjakarta timur
ADS

Update News

Trending