Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. daerah
  3. Polisi Siapkan Tim untuk Perik...

Polisi Siapkan Tim untuk Periksa Kejiwaan Dokter Cabul di Garut

Polisi menunjukkan dokter tersangka kasus kejahatan seksual di Kabupaten Garut, Jawa Barat. ANTARA/Feri Purnama

Polisi menunjukkan dokter tersangka kasus kejahatan seksual di Kabupaten Garut, Jawa Barat. ANTARA/Feri Purnama

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Polres Garut menyiapkan tim psikolog untuk memeriksa kondisi kejiwaan dokter spesialis kandungan tersangka kasus pelecehan seksual terhadap pasiennya di Kabupaten Garut.

"Pasti diperiksakan kejiwaannya pelaku," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Joko Prihatin di Garut, Jumat (18/4/2025).

Dia menuturkan, Polres Garut selama ini sudah melakukan rangkaian pemeriksaan terhadap tersangka inisial MSF (33) maupun sejumlah saksi dan korban dalam kasus kejahatan seksualnya kepada pasien perempuan di Garut.

Baca Juga: Polda Jabar Bakal Gelar Rekonstruksi Kasus Dokter PPDS Perkosa Pasien

Salah satunya, kata dia, memeriksa kondisi kejiwaannya sebagai bagian untuk kepentingan proses penyidikan yang saat ini masih terus dilakukan oleh kepolisian.

"Ini bagian dari penyidikan polisi," katanya.

Dia menyampaikan, tim penyidik Polres Garut saat ini terus melakukan pendalaman kasus kejahatan seksual yang dilakukan oleh oknum dokter kandungan itu.

Baca Juga: Menkes Lantik Inspektur Investigasi Baru, akibat Kasus Dokter Cabul?

Penyidik, kata dia, mensinyalir ada banyak korban dalam kasus kejahatan seksual dokter tersebut, namun para korbannya belum berani melaporkan ke polisi.

Dia menambahkan, dugaan banyak korban itu karena selama ini di media sosial banyak yang berkomentar mengaku sebagai korban perbuatan dokter tersebut, tapi tidak melaporkannya ke polisi.

"Kami mengimbau agar masyarakat yang merasa menjadi korban untuk melapor," katanya.

Baca Juga: Lagi, Oknum Dokter Diduga Lecehkan Pasien di RS Swasta Malang

Dia menegaskan, laporan perempuan yang menjadi korban kejahatan seksual itu oleh kepolisian akan dijamin keselamatan dan kerahasiaan identitasnya.

Laporan dari korban itu, kata dia, akan membantu penyidik untuk mengungkap tuntas berbagai kejahatan maupun modusnya sebagai bukti syarat formil dalam proses penyelidikan, dan bisa memaksimalkan ancaman hukuman bagi pelaku.

"Kami membuka layanan pengaduan yang bisa diakses, dan menjamin privasi atau kerahasiaan identitas korban," kata Joko.

Baca Juga: Unpad Klarifikasi Kasus Dokter yang Diduga Lecehkan Pasien di Garut

Polres Garut sebelumnya melakukan penyelidikan terkait sebaran video rekaman CCTV yang menayangkan dugaan pelecehan seksual oleh dokter terhadap pasien di sebuah klinik di Garut Kota.

Jajaran Polres Garut kemudian mengamankan dokter yang ada dalam video tersebut, kemudian dilakukan pemeriksaan, dan diketahui ada kejadian dan korban lainnya sampai akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Sampai saat ini Polres Garut baru menerima satu laporan korban yang kejadian kejahatan seksualnya bukan seperti yang ada di tayangan CCTV, melainkan kasus lain atau di tempat lain di rumah kontrakan pelaku dengan korban perempuan muda berusia 24 tahun. (ANT)

Bagikan:
dokter kandunganpencabulanpelecehan seksualPolres Garut
Loading...
ADS

Update News

Trending