Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. daerah
  3. Tujuh Rumah Warga di Kabupaten...

Tujuh Rumah Warga di Kabupaten OKU Terancam Ambruk akibat Longsor

Kepala BPBD OKU Januar Efendi (kanan) meninjau rumah warga di Perumahan Sion yang terancam ambruk akibat longsor, Jumat (11/4/2025). (ANTARA/Edo Purmana)

Kepala BPBD OKU Januar Efendi (kanan) meninjau rumah warga di Perumahan Sion yang terancam ambruk akibat longsor, Jumat (11/4/2025). (ANTARA/Edo Purmana)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Tujuh rumah warga di Perumahan Sion, Kelurahan Batukuning, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan terancam ambruk akibat longsor.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Januar Efendi di Baturaja mengatakan, tujuh kepala keluarga yang rumahnya terancam ambruk dampak longsor drainase siring induk di kawasan tersebut.

"Drainase siring induk di Perumahan Sion ini tidak kuat menahan debit banjir yang terjadi pada Minggu (6/4/2025)," katanya, Jumat (11/4/2025).

Baca Juga: Longsor Mojokerto: 10 Jiwa Wafat, Mensos Beri Bantuan Rp150 Juta

Pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk segera melakukan upaya perbaikan agar longsor tidak semakin parah merambah permukiman warga.

Warga yang terdampak juga diimbau meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi longsor susulan agar tidak menimbulkan korban jiwa.

"Warga harus lebih waspada karena dikhawatirkan jika turun hujan dalam waktu lama kawasan perumahan kembali banjir hingga berdampak longsor pada drainase yang semakin parah," ujarnya.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Terjang Cilacap, BNPB: Tak Ada Korban Jiwa

Berdasarkan hasil pendataan tercatat 150 rumah warga di kawasan tersebut terdampak banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada akhir pekan lalu.

Kawasan Perumahan Sion dan RS Bungur dilanda banjir setinggi lutut orang dewasa. Bahkan, air masuk ke rumah warga yang saat itu masih dalam suasana Lebaran 2025.

Baca Juga: Hati-hati, Sejumlah Titik di Jalan Lintas Bengkulu-Sumsel Rawan Longsor

Meskipun tidak ada korban jiwa, katanya, banjir sempat mengganggu aktivitas warga karena mereka terpaksa berjibaku menangani material sisa banjir yang masuk rumah.

"Meskipun banjir sudah surut, namun warga kami imbau agar tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana alam susulan," ujarnya. (ANT)

Bagikan:
longsorkabupaten okuKabupaten Ogan Komering Ulubpbd
ADS

Trending

Update News