Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. daerah
  3. Cuaca Ekstrem Masih Mengancam,...

Cuaca Ekstrem Masih Mengancam, Warga OKU Diminta Lebih Waspada

Banjir melanda kawasan RS Bungur, Kabupaten OKU pada Minggu (6/4/2025). (ANTARA/Edo Purmana)

Banjir melanda kawasan RS Bungur, Kabupaten OKU pada Minggu (6/4/2025). (ANTARA/Edo Purmana)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatra Selatan, AKBP Endro Aribowo mengingatkan masyarakat agar mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

"Apalagi OKU merupakan salah satu kabupaten di Sumsel yang rawan terjadi bencana alam saat musim hujan," kata Kapolres Endro di Baturaja, Kabupaten OKU, Selasa (8/4/2025).

Dia mengatakan, perubahan cuaca ekstrem sejak beberapa hari terakhir dapat berdampak pada kondisi lingkungan, seperti meningkatnya potensi banjir, tanah longsor, dan jalan licin yang berisiko menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga: Daftar Daerah Potensial Dilanda Cuaca Ekstrem di Puncak Arus Mudik Besok

Oleh sebab itu, dia menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk menghadapi musim penghujan agar bencana alam tidak menimbulkan korban jiwa.

Masyarakat pun diingatkan untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, terutama pada kondisi jalan yang basah dan licin.

"Ada beberapa titik ruas jalan rawan kecelakaan yang sudah kami pasang rambu-rambu peringatan dini agar para pengendara lebih berhati-hati saat melintas, terutama saat turun hujan," ujarnya.

Baca Juga: Warga Jember Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem Selama Sepekan

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan kondisi di lingkungan masing-masing agar ketika terjadi bencana alam dapat segera direspons dengan cepat dan tepat oleh seluruh pihak terkait di wilayah setempat.

"Kami juga meningkatkan koordinasi dengan Satgas Bansor dalam upaya penanggulangan bencana alam sedini mungkin," ujarnya.

Kepala BPBD OKU Januar Efendi secara terpisah menambahkan sejauh ini terdapat 11 kecamatan di wilayah setempat yang dipetakan rawan banjir dan tanah longsor saat musim hujan.

Baca Juga: Waspada, Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Jateng 22-24 Februari

Januar mengemukakan, 11 kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Muara Jaya, Ulu Ogan, Pengandonan, Semidang Aji, Sosoh Buay Rayap, Baturaja Timur, Baturaja Barat, Peninjauan, Lengkiti, Kedaton Peninjauan Raya, dan Lubuk Raja.

Menurutnya, daerah-daerah ini dipetakan rawan bencana karena letak geografisnya berada di lereng bukit dan dekat dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan.

Baca Juga: Prediksi BMKG: Potensi Cuaca Ekstrem di Sumbar Bisa Sampai Sepekan Depan

"Pada periode Januari-Maret 2025 saja terjadi sekitar tujuh kali bencana banjir dan tanah longsor di OKU," kata Januar.

Terkait hal itu, lanjut dia, pihaknya mendirikan posko penanggulangan bencana lengkap dengan peralatan memadai agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa. (ANT)

Bagikan:
cuaca ekstremkabupaten okukapolres okubanjirlongsor
Loading...
ADS

Trending

Update News