Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. daerah
  3. Wali Kota Bandung Dorong Sekol...

Wali Kota Bandung Dorong Sekolah Masukkan Ilmu Pengelolaan Sampah

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Foto: Istimewa)

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Foto: Istimewa)

Google News Image

FAKTA.COM, Bandung - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendorong sekolah di Kota Bandung memasukkan ilmu terkait paradigma pengelolaan sampah.

Hal ini sebagai bentuk pendidikan dini agar siswa memiliki pengetahuan terkait sampah yang harus selesai di sumbernya.

“Jangan ada lagi kata buang sampah pada tempatnya. Karena sudah tidak ada lagi tempat pembuangan sampah. Akhir tahun ini TPA Sarimukti ditutup, sementara itu TPA Legoknangka masih lama (beroperasi),” kata Farhan dalam keterangan persnya.

Baca Juga: Selama Ramadan, Volume Sampah di Aceh Selatan Meningkat hingga 5 Persen

Dia mendorong agar semua lembaga pendidikan di Kota Bandung memasukkan paradigma pengolahan sampah dari sumbernya.

“Semua lembaga pendidikan dasar dan menengah kalau sampah harus habis hari ini,” ujarnya.

“Kita berharap setiap sekolah memiliki fasilitas dan pendidikan pengelolaan sampah mandiri, ini sangat penting,” tambahnya.

Baca Juga: Pemkot Bandung Bakal Percantik Palestine Walk, Farhan: Simbol Persahabatan

Di samping itu, dia pun terus menggerakkan ke wilayah agar meningkatkan Kawasan Bebas Sampah (KBS).

“Syarat pengelolaan produksi sampah mandiri itu 30 persen sampah di setiap RW. Jika sudah itu, maka setiap hari mampu mengurangi 30 persen sampah atau 500 ton sehari. Itu sudah diolah oleh warga,” tutur Farhan.

Bagikan:
wali kota bandungMuhammad Farhanpengelolaan sampahtpa sarimukti
Loading...
ADS

Update News

Trending