BPBD Jabar Kerahkan Tim Bantu Evakuasi Korban Banjir Bogor-Bekasi

Foto udara luapan air sungai yang merendam perumahan Kemang IFI, Jatirasa, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/3/2025). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/agr)
FAKTA.COM, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) menurunkan tim dan peralatan untuk membantu proses evakuasi akibat bencana banjir di Bogor dan Bekasi.
"Kami memberangkatkan dua tim yang berisi masing-masing lima orang untuk membantu proses evakuasi di Bogor dan Bekasi. Personel yang disiapkan 30 orang dan berangkat bergantian," ujar Pranata Ahli Humas BPBD Jabar Hadi Rahmat, Selasa (4/3/2025).
Para personel tersebut, kata Hadi, berangkat dengan dilengkapi peralatan pendukung proses evakuasi seperti perahu karet dan pompa.
"Tiap tim dilengkapi perahu, pompa air, dan logistik makanan," tuturnya.
Diketahui, BPBD Kota Bekasi mencatat banjir tersebar di 20 titik. Tujuh wilayah kecamatan terdampak musibah tersebut seusai diguyur hujan deras sejak Senin (3/3/2025) malam hingga hari ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi Priadi Santoso menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi menjadi penyebab terjadinya banjir.
Kondisi serupa terjadi di wilayah hulu Kali Bekasi, khususnya Bogor sehingga membuat debit air sungai tinggi dan meluap.
"Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung dalam durasi lama di wilayah hulu Kali Bekasi dan Kota Bekasi menyebabkan peningkatan debit air dan banjir di beberapa wilayah," katanya.
Dia menyebutkan setidaknya terdapat 20 titik banjir yang tersebar di tujuh kecamatan se-Kota Bekasi dengan ketinggian air bervariasi mulai 20 sentimeter hingga tiga meter, menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi.
Banjir merendam tujuh kecamatan antara lain Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede, dan Rawalumbu.
Sementara, di Bogor berdasarkan keterangan dari Pemprov Jabar, banjir bandang melanda kawasan Puncak Bogor Minggu (2/3/2025), sekitar pukul 20.30 WIB.
BPBD mencatat di Kota Bogor, banjir melanda delapan desa dan tiga kecamatan, delapan rumah terendam.
Di Kabupaten Bogor, banjir melanda 13 desa di tujuh kecamatan. Selain itu, ada juga longsor pada 13 desa di delapan kecamatan.
Secara total di Kabupaten Bogor banjir merendam 257 rumah dan memberikan dampak pada 260 Kepala Keluarga dan 988 jiwa. Terdapat dua kepala keluarga dan delapan jiwa mengungsi dan dilaporkan satu korban hilang. (ANT)













