Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. daerah
  3. 15 Imigran Rohingya di Aceh Ti...

15 Imigran Rohingya di Aceh Timur Kabur dari Penampungan

Arsip foto - Imigran etnis Rohingya saat di Pantai Leuge, Kecamatan Pereulak, Kabupaten Aceh Timur. ANTARA/Hayaturrahmah

Arsip foto - Imigran etnis Rohingya saat di Pantai Leuge, Kecamatan Pereulak, Kabupaten Aceh Timur. ANTARA/Hayaturrahmah

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Sebanyak 15 imigran etnis Rohingya melarikan diri dari penampungan sementara di lapangan bola kaki Gampong Seuneubok Rawang, Peureulak Timur dalam rentang waktu sepekan terakhir.

"Ada sebanyak 15 imigran etnis Rohingya melarikan diri dari penampungan sementara tersebut. Dengan kaburnya belasan imigran tersebut, maka kini tersisa sebanyak 365 orang lagi di penampungan tersebut," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Timur Iskandar di Aceh Timur, Kamis.

Iskandar mengatakan, pihaknya belum mengetahui siapa dalang di balik kaburnya imigran etnis Rohingya di Aceh Timur serta belum mengetahui imigran ilegal tersebut dibawa ke mana.

Baca Juga: Bangladesh Tolak Pengungsi Rohingya Tambahan

Padahal, kata dia, petugas keamanan dari pihak UNHCR, lembaga internasional yang menangani imigran etnis Rohingya itu selalu siaga di lokasi penampungan sementara tersebut.

Iskandar menduga imigran tersebut melarikan diri dari lokasi penampungan sementara setelah memanfaatkan kelengahan petugas keamanan. Selain itu, ada dugaan kaburnya imigran tersebut ada pihak yang membantunya.

"Mustahil mereka ini bisa kabur jika tidak ada yang membantu. Dan kami akan terus memantau keberadaan sisa etnis Rohingya di tempat penampungan sementara tersebut," kata Iskandar.

Baca Juga: Sembilan Imigran Rohingya di Aceh Timur Kabur dari Penampungan

Kepala Bidang Politik Pemerintahan dan Keamanan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Timur Syamsul Bahri mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan UNHCR dan IOM, lembaga internasional yang menangani imigran etnis Rohingya di penampungan sementara di lapangan bola kaki tersebut.

"Kami juga berharap semua imigran etnis Rohingya tersebut bisa segera dipindahkan dari penampungan sementara di Kabupaten Aceh Timur. Jangan menunggu sampai semuanya melarikan diri," katanya.

Gelombang pendaratan imigran etnis Rohingya berulang kali terjadi di Kabupaten Aceh Timur. Pada 19 November 2023, tercatat sebanyak 36 imigran etnis Rohingya ditemukan dalam sebuah truk.

Baca Juga: Cerita Imigran Rohingya, Bayar Rp32 Juta Naik Kapal ke Indonesia

Kemudian, sebanyak 50 imigran etnis Rohingya mendarat di Desa Seuneubok Baroh, Kecamatan Darul Aman, pada 14 Desember 2023. Selanjutnya, sebanyak 131 imigran etnis Rohingya mendarat di Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, pada 1 Februari 2024.

Berikutnya, sebanyak 93 imigran etnis Rohingya ditemukan mendarat di pesisir pantai Desa Meunasah Hasan, Kecamatan Madat, pada 31 Oktober 2024.

Baca Juga: Antisipasi TPPO Etnis Rohingya, TNI AL Pantau Perairan Aceh

Sebanyak 116 imigran etnis Rohingya terdampar di Kuala Ujung Perling, Desa Paya Peulawi, Kecamatan Bireuem Bayeun, pada 30 November 2024.

Serta pada 5 Januari 2025, sebanyak 264 imigran etnis Rohingya mendarat di pesisir Pantai Alue Bu Tuha, Kecamatan Pereulak Barat, dan sebanyak 76 mendarat di Pantai Leuge, Kecamatan Peureulak, pada 30 Januari 2025.

Oleh pemerintah daerah, ratusan imigran etnis Rohingya tersebut ditempatkan di penampungan sementara di lapangan Gampong Seuneubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur. (ANT)

Bagikan:
Aceh TimurImigranrohingyakaburpenampungan
Loading...
ADS

Update News

Trending