Fakta.com
    !
FOCUS
FOCUS
Fakta.com
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Fakta
Politik
Politik
Update
Update
Hukum
Hukum
Daerah
Daerah
Ekonomi
Ekonomi
Pangea
Pangea
Teknologi
Teknologi
Humaniora
Humaniora
Memoar
Memoar
Data
Data
Infografik
Infografik
Tematik
Tematik
Program
Program
Survey
Survey
Flash Video
Chicken Skin
Paradox
Roots
Ytta
Spotlight
  • ●

    Tentang Kami
  • ●

    Redaksi
  • ●

    Pedoman Media Siber
  • ●

    Kode Etik Jurnalistik
  • ●

    Terms of Service
  • ●

    Disclaimer
  • ●

    Kerjasama
  • ●

    Bergabung di Fakta?
Interactive
Games
Video
Log In
  1. Home
  2. daerah
  3. 376 Rumah di Kabupaten Bima NT...

376 Rumah di Kabupaten Bima NTB Terendam Banjir

Wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat terendam banjir akibat cuaca ekstrem, Minggu (15/12/2024) (ANTARA/HO-Humas Pemkab Bima)

Wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat terendam banjir akibat cuaca ekstrem, Minggu (15/12/2024) (ANTARA/HO-Humas Pemkab Bima)

Google News Image

FAKTA.COM, Jakarta - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat dampak bencana alam akibat cuaca ekstrem mengakibatkan ratusan rumah warga di dua desa kabupaten setempat terendam banjir.

"Bencana alam banjir itu melanda 376 rumah dan sekolah serta lahan pertanian di Desa Rada, Desa Nggembe Kecamatan Bolo," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Bima Isyrah di Bima, Senin (16/12/2024).

Hujan lebat yang disertai angin terjadi pada Minggu (15/12/2024) mengakibatkan air sungai yang mengalir dari arah Gunung Kecamatan Donggo meluap.

Baca Juga: Banjir Rob Rendam Ratusan Rumah di Pesisir Utara Karawang

Akibatnya tanggul drainase di sekitar Dusun Rada, Desa Rada tidak mampu menahan debit air yang mengalir.

"Sehingga, menyebabkan luapan air dan merendam wilayah pemukiman warga serta jalan raya di Desa Rada," katanya.

Kemudian, di Desa Nggembe banjir terjadi akibat sungai di Dusun Jala, Desa Nggembe meluap, sehingga merendam lahan pertanian dan pemukiman warga.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Terjang Lebak Banten, 3 Warga Meninggal Dunia

Akibatnya, 272 unit rumah terendam banjir, dua unit gedung sekolah dan lahan pertanian. Di Desa Rada, 104 unit rumah terendam dan lahan pertanian di Desa Nggembe.

"Kondisi saat ini sudah kondusif, air sudah surut dan tidak ada masyarakat yang mengungsi," katanya.

Dalam upaya itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk penanganan lanjutan. BPBD Kabupaten Bima melakukan asesmen dan melakukan pelaporan dan diseminasi.

Baca Juga: 18 Kecamatan di Pandeglang Banten Terendam Banjir

"Proses asesmen sedang dilakukan dan petugas turun ke lapangan," katanya.

Ia mengatakan saat ini wilayah NTB memasuki puncak musim hujan. Adanya potensi hujan yang cukup signifikan pada 10 hari mendatang.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar berhati-hati ketika di luar rumah dan diharapkan tidak membuang sampah pada saluran air serta membersihkan drainase untuk mengantisipasi terjadinya luapan air jaringan irigasi saat hujan terjadi.

"Masyarakat juga perlu mewaspadai adanya potensi terjadi hujan dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba-tiba," katanya. (ANT)

Bagikan:
banjirBencana Alam
ADS

Update News

Trending